Fungsi partai politik dalam pemerintahan sangatlah penting. Tanpa adanya partai politik, demokrasi tidak akan bisa berjalan. Untuk dapat memenuhi fungsinya dalam demokrasi, maka partai politik harus mendapat dukungan atau suara dari masyarakat. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menarik suara adalah dengan branding politik. Branding politik adalah image yang ingin diasosiasikan sebuah partai politik kepada masyarakat.
Branding tersebut juga bisa menciptakan untuk setiap parpol yang dapat membantu membedakannya dari parpol lainnya. Identitas ini juga dapat diwakili melalui logo, dan warna pada logo tersebut. Pemilihan warna ini pun tidak sembarangan. Warna-warna tersebut dipilih juga sebagai branding partai.
Nah, berikut makna dari berbagai warna yang digunakan tersebut dari segi psikologi.
Merah
Warna merah di Indonesia identik dengan arti berani. Bendera Indonesia pun menggunakan warna merah yang bermakna berani. Selain itu, warna merah seringkali dihubungkan dengan beberapa hal keras, seperti api ataupun perang. Namun, warna merah juga bisa dihubungkan dengan gairah dan cinta.
Di luar Indonesia, arti warna merah ternyata berbeda. Warna merah di Tiongkok melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan. Pada budaya timur lainnya, warna merah digunakan oleh pengantin wanita di hari pernikahan mereka. Sementara Warna merah di Afrika Selatan melambangkan situasi berkabung.
Dalam psikologi, warna merah memiliki emosi yang kuat dan dianggap sebagai warna yang memprovokasi emosi terkuat.
Kuning
Kuning adalah warna yang dianggap memiliki kehangatan. Warna kuning memberikan energi dan kecerahan seperti sinar matahari. Di dalam desain, warna kuning memberikan kesan ceria dan bahagia. Warna kuning juga digunakan sebagai warna netral untuk gender karena tidak terpaku pada satu gender, seperti pink untuk perempuan dan biru untuk laki-laki.
Warna kuning memiliki menjadi simbol yang berbeda-beda di berbagai negara. Di Mesir, warna kuning sebagai lambang berkabung. Sementara di negara Jepang, kuning bermakna keberanian. Lain halnya dengan negara India, kuning adalah warna para pedagang. Warna kuning juga berhubungan dengan harapan, seperti pada beberapa negara yang rumah-rumahnya memasang pita kuning untuk keluarga yang sedang perang.
Hijau
Warna hijau sangat identik dengan tanaman. Warna ini memberikan ketenangan, jauh dari konflik, dan memiliki arti dan kesan yang santai. Karena warna hijau adalah warna bumi, sehingga dapat dimaknai sebagai pertumbuhan dan awal yang baru.
Di dunia desain, hijau bisa menjadi efek penyeimbang dan harmoni karena warnanya yang sangat stabil. Hijau menampilkan kesejukan, alam, dan kesegaran. Menurut para ahli yang dilansir dari Detik Health, warna hijau dapat meningkatkan kecepatan dan pemahaman dalam membaca.
Biru
Warna biru merupakan warna yang sama seperti warna air dan langit. Warna biru yang dianggap sebagai warna profesional ini dapat menimbulkan kepercayaan dengan kesannya yang tradisional dan konservatif. Warna yang tidak mengancam. Warna ini membuat perasaan dan pikiran yang aman, tenang, dan damai sehingga diyakini dapat merangsang kemampuan seseorang dalam berkomunikasi.
Warna biru merupakan warna yang paling banyak disenangi, karena warna ini melambangkan keamanan. Biru juga seringkali dilihat sebagai warna yang menandakan stabilitas dan keandalan. Namun, di sisi lain biru juga merupakan warna yang mewakili ataupun dapat menimbulkan perasaan sedih dan sepi.
Oranye
Kombinasi antara warna merah dan kuning ini seringkali memberikan kesan semangat, senang, ataupun sesuatu yang hangat. Oranye merupakan simbol dari optimisme petualangan, kemampuan, dan sosialisasi. Oranye seringkali digunakan untuk memperingati suatu kenangan manis.
Warnanya yang energetik dan cerah, membuat warna oranye sering dikaitkan dengan sebuah kreativitas. Warna oranye ditunjukan pada buah jeruk dan seringkali dikaitkan dengan hal-hal seperti vitalitas dan kesehatan. Tanpa disadari, warna oranye akan menarik perhatian di dalam sebuah desain. Seperti warna matahari terbenam, warna oranye sering dikaitkan dengan keindahan dan menyegarkan.
Putih
Putih memiliki arti murni, suci, dan bersih. Warna putih sering digunakan sebagai warna busana pengantin. Tidak hanya itu, warna putih juga menjadi salah satu warna bendera Indonesia. Selain itu, karena warna putih itu terang dan ringan, sehingga warna putih berfungsi untuk menciptakan kesan yang luas.
Warna putih melambangkan kesederhanaan, kebersihan dan kesegaran. Namun, dalam hal negatif, warna putih bisa terlihat dingin, hambar, dan terisolasi.
Hitam
Warna hitam dapat memberikan kesan yang elegan dan mewah, tetapi tidak jarang juga memberikan kesan gelap, suram, dan menakutkan. Di dalam dunia mode, warna hitam seringkali digunakan untuk menunjukkan kesan kurus dan jenjang.
Hitam adalah warna yang menyerap segala cahaya ke dalam spektrum warna. Warna hitam juga sering dikaitkan dengan duka di banyak budaya. Namun, warna hitam juga melambangkan kecanggihan dan formalitas. Serta di Mesir Kuno, warna hitam melambangkan kelahiran kembali dan kehidupan.
Setiap warna itu baik, sehingga penting bagi publik untuk mempelajari branding apa yang ingin dibangun peserta pemilu. Selain itu, penting juga untuk mempelajari partai, visi, misi, program kerja, dan calon-calonnya. Pastikan kita salah memilih parpol yang akan mewakili suara kita di pemerintahan. Untuk Indonesia yang lebih baik lagi dan tanpa korupsi, perbanyak juga wawasan tentang antikorupsi di situs ACLC KPK.